
Polres Grobogan - Polda Jateng - Dalam upaya meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, Satlantas Polres Grobogan melaksanakan survei dan monitoring Kampung Tertib Berlalu Lintas yang berada di Perum Petra Griya Indah, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Satlantas Polres Grobogan sebagai bagian dari evaluasi dan pembinaan berkelanjutan terhadap kampung tertib berlalu lintas yang telah dibentuk sebelumnya.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan Ipda Novi Ariani Indriyanti mengatakan, bahwa kegiatan survei dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pendidikan lalu lintas dapat berfungsi secara optimal.
“Survei ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi agar Kampung Tertib Berlalu Lintas tetap berjalan sesuai tujuan pembentukannya, yaitu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat,” ujar Ipda Novi Ariani Indriyanti.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kawasan Kampung Tertib Berlalu Lintas, termasuk fasilitas pendukung yang selama ini digunakan sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas.
Salah satu fokus utama dalam survei tersebut adalah pengecekan rambu-rambu lalu lintas yang berada di lingkungan perumahan guna memastikan seluruh fasilitas masih dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Selain itu, petugas juga melakukan peninjauan terhadap taman lalu lintas yang telah dibangun sebagai media pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal aturan berlalu lintas sejak usia dini.
Ipda Novi Ariani Indriyanti menjelaskan bahwa taman lalu lintas memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran keselamatan berlalu lintas bagi generasi muda.
“Taman lalu lintas ini menjadi sarana edukasi yang sangat efektif bagi anak-anak untuk belajar mengenal rambu, marka jalan, dan tata cara berlalu lintas yang benar melalui metode belajar sambil bermain,” jelasnya.
Dalam monitoring tersebut, petugas juga mengidentifikasi sejumlah fasilitas yang memerlukan perawatan, perbaikan, maupun pengecatan ulang agar tetap menarik dan nyaman digunakan sebagai sarana pembelajaran.
Menurut Ipda Novi Ariani Indriyanti, pemeliharaan fasilitas secara berkala sangat diperlukan agar tujuan pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal sehingga edukasi keselamatan berlalu lintas dapat berlangsung secara terus-menerus,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kampung Tertib Berlalu Lintas bukan hanya menjadi simbol kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan pembentukan budaya keselamatan di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan survei dan monitoring tersebut, Satlantas Polres Grobogan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan berbudaya lalu lintas melalui pendekatan edukatif kepada seluruh lapisan masyarakat.
Selama pelaksanaan survei berlangsung, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polres Grobogan memastikan program Kampung Tertib Berlalu Lintas akan terus dikembangkan sebagai sarana edukasi keselamatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.