
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Penawangan melaksanakan kegiatan pelayanan dan monitoring pengumuman kelulusan tingkat SMP sederajat Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan secara daring di wilayah Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.
Monitoring dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memastikan proses pengumuman kelulusan berjalan lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang biasanya muncul saat momen kelulusan siswa.
Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo mengatakan, bahwa personel Polsek Penawangan melakukan pemantauan di sejumlah sekolah tingkat SMP dan madrasah tsanawiyah yang berada di wilayah Kecamatan Penawangan.
“Kami melaksanakan monitoring untuk memastikan proses pengumuman kelulusan berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar AKP Sutarjo, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, pengumuman kelulusan di seluruh sekolah dilaksanakan secara daring sesuai kebijakan yang telah ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.
Sekolah pertama yang dimonitor adalah SMP Negeri 1 Penawangan dengan jumlah peserta didik sebanyak 276 siswa yang terdiri dari 156 siswa laki-laki dan 120 siswa perempuan. Seluruh siswa dinyatakan lulus.
Selanjutnya di SMP Negeri 2 Penawangan, sebanyak 209 siswa yang terdiri dari 121 siswa laki-laki dan 88 siswa perempuan juga dinyatakan lulus seluruhnya.
Pada tingkat madrasah, MTsN 3 Purwodadi yang berada di wilayah Kecamatan Penawangan mencatat sebanyak 230 siswa mengikuti pengumuman kelulusan, terdiri dari 125 siswa laki-laki dan 105 siswa perempuan. Seluruh peserta didik dinyatakan lulus.
Sementara itu, SMP Islam Walisongo mencatat jumlah peserta didik sebanyak 82 siswa yang terdiri dari 44 siswa laki-laki dan 38 siswa perempuan. Seluruh siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus.
Di MTs Yapim Ngeluk, sebanyak 17 siswa mengikuti pengumuman kelulusan dengan rincian enam siswa laki-laki dan sebelas siswa perempuan. Seluruh siswa juga dinyatakan lulus.
Hal serupa terjadi di MTs ASIS Kluwan yang memiliki 10 peserta didik, terdiri dari empat siswa laki-laki dan enam siswa perempuan. Semua siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dengan status lulus.
Sedangkan di SMP Satu Atap Lajer, sebanyak 15 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan lima siswa perempuan juga dinyatakan lulus 100 persen.
AKP Sutarjo menjelaskan bahwa pelaksanaan pengumuman secara daring menjadi salah satu langkah efektif untuk menghindari kerumunan dan potensi euforia berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Dengan sistem daring, proses pengumuman dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan meminimalkan potensi aktivitas yang dapat mengganggu keamanan maupun keselamatan para siswa,” jelasnya.
Selain melakukan monitoring, personel Polsek Penawangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pihak sekolah agar tetap menjaga ketertiban serta menghindari kegiatan konvoi maupun perayaan yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak sekolah, orang tua, dan siswa yang telah mendukung pelaksanaan pengumuman kelulusan dengan tertib sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” ungkap AKP Sutarjo.
Secara keseluruhan, pelaksanaan pengumuman kelulusan tingkat SMP sederajat Tahun Ajaran 2025/2026 di wilayah Kecamatan Penawangan berlangsung lancar dengan seluruh siswa dari tujuh sekolah yang dimonitor dinyatakan lulus. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun aktivitas konvoi pelajar.