
Polres Grobogan - Polda Jateng - Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) serta pemberian materi 12 gerakan pengaturan lalu lintas dilaksanakan oleh Satlantas Polres Grobogan kepada siswa-siswi SMP Negeri 7 Purwodadi, Sabtu (30/5/2026), bertempat di Lapangan Olahraga Taman Kuliner Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusias dari para peserta.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan IPDA Novi Ariani Indriyanti menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya Polri dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, khususnya kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Materi yang diberikan meliputi pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dasar-dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB), sikap tampang, kedisiplinan, serta teknik dasar pengaturan lalu lintas.
Para siswa juga diberikan pembelajaran praktik langsung mengenai 12 gerakan pengaturan lalu lintas yang digunakan oleh petugas di lapangan, mulai dari sikap siap, isyarat berhenti, hingga pengaturan arus kendaraan.
Kegiatan berlangsung dengan metode teori dan praktik yang dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh para peserta didik.
Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh instruktur dari Satlantas Polres Grobogan.
Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan menyampaikan, bahwa pembinaan ini diharapkan dapat mencetak pelajar yang menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa PKS merupakan wadah pembentukan karakter yang dapat melatih jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab siswa.
“PKS bukan hanya soal baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kasat Lantas menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah sangat penting dalam membangun budaya tertib lalu lintas.
“Kami akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan latihan praktik pengaturan lalu lintas secara langsung oleh para siswa di bawah bimbingan instruktur Satlantas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti.