
Polres Grobogan - Polda Jateng - Kegiatan pengambilan Api Alam Mrapen oleh Yayasan Dharmasagara Jakarta dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 berlangsung di Objek Wisata Api Abadi Mrapen, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Sabtu (30/5/2026), dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Godong AKP Muh. Suharto menyampaikan, bahwa pihaknya melaksanakan pengamanan dan monitoring secara melekat sejak awal hingga akhir kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Waisak yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Buddha, sehingga pengamanan dilaksanakan dengan penuh perhatian dan kesiapsiagaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Vihara Dharmasagara Bhiksu Kusalasasana Mahasthavira, Ketua Panitia Waisak Joni Quik, Koordinator Pengambilan Api Alam Mrapen DPD Walubi Jateng Sabat, Kanit Intelkam Polsek Godong IPDA Nurwanto, serta para Bhiksu dan umat Buddha.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara ritual keagamaan yang berlangsung khidmat di area Api Abadi Mrapen.
Selanjutnya dilakukan penyalaan lilin dan dupa sebagai bagian dari prosesi spiritual sebelum pengambilan Api Alam Mrapen oleh para Bhiksu.
Prosesi pengambilan Api Alam Mrapen berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan sesuai dengan tradisi keagamaan umat Buddha.
Setelah prosesi selesai, dilakukan pemberangkatan rombongan menuju Candi Sojiwan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Waisak 2570 BE.
Rombongan diberangkatkan menggunakan dua unit kendaraan Hiace dan dua kendaraan pribadi dengan pengawalan dari PJR Polda DIY IPDA Mardiyono.
Kapolsek Godong AKP Muh. Suharto menegaskan bahwa pengamanan kegiatan berjalan optimal berkat sinergi seluruh unsur pengamanan di lapangan.
“Polsek Godong melaksanakan pengamanan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan pengambilan Api Alam Mrapen dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKP Muh. Suharto.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi perhatian Polri dalam rangka menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam setiap kegiatan keagamaan agar dapat berlangsung dengan khusyuk dan tertib,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Godong menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
“Sinergi antara kepolisian, panitia, dan seluruh unsur terkait sangat penting sehingga kegiatan dapat berjalan tanpa hambatan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di wilayah Kecamatan Godong terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.