
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Toroh melakukan monitoring kegiatan rapat koordinasi pemantapan panitia Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026 yang digelar di Soy Bean Resto/RKG, Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (25/5/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri berbagai unsur lintas sektoral mulai dari jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dinas terkait, hingga panitia pelaksana kegiatan Grobogan Agro Expo 2026.
Kegiatan monitoring dilakukan guna memastikan kesiapan seluruh pihak menjelang pelaksanaan Grobogan Agro Expo yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Juni 2026 mendatang.
Dalam rapat tersebut, Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Ngadiyo menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Kami dari kepolisian siap membantu sepenuhnya dalam pengamanan kegiatan Grobogan Agro Expo agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Kompol Ngadiyo.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Grobogan Agro Expo diperkirakan sangat tinggi sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Grobogan akan menerjunkan personel lalu lintas yang nantinya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan dalam melakukan pengaturan kendaraan dan parkir.
“Kami akan menempatkan personel lalu lintas di titik-titik yang dianggap rawan kemacetan. Pengaturan parkir juga harus tertib agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” kata Kompol Ngadiyo.
Dalam rapat koordinasi itu, pihak kepolisian juga menyoroti persoalan penggunaan kendaraan odong-odong atau kereta kelinci yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kompol Ngadiyo menegaskan bahwa kendaraan odong-odong dilarang keras beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar keselamatan serta tidak memiliki izin kelayakan jalan.
“Jangan sampai ada odong-odong beroperasi di jalan raya. Kendaraan tersebut merupakan hasil modifikasi yang tidak memenuhi standar keselamatan dan sangat berisiko bagi penumpang,” tegasnya.
Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga meminta agar panitia menjaga ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan agar tidak menimbulkan penumpukan massa pengunjung.
“Kami berharap rundown acara dapat berjalan tepat waktu sehingga masyarakat yang hadir bisa merasa nyaman dan kegiatan berlangsung tertib,” imbuh Kabag Ops Polres Grobogan.
Dalam pelaksanaannya nanti, pameran tersebut akan menghadirkan puluhan stand dari berbagai sektor mulai dari alat dan mesin pertanian, benih, pupuk, perbankan, UMKM, bonsai, hingga kerajinan dan batu akik.
Tak hanya pameran, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti lomba mewarnai tingkat TK dan fashion show yang diharapkan mampu menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan.
Sementara itu, Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengatakan bahwa monitoring rapat koordinasi dilakukan sebagai bentuk kesiapan aparat keamanan dalam mendukung suksesnya kegiatan berskala besar tersebut.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan Grobogan Agro Expo berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Joko Ismanto.
Dalam rapat koordinasi itu juga disepakati sejumlah langkah teknis, di antaranya sterilisasi pintu masuk dan keluar untuk kendaraan VVIP dan VIP, pengaturan kantong parkir umum oleh Karang Taruna setempat, serta pengawasan khusus terhadap operasional kereta kelinci di sekitar lokasi acara.