
Polres Grobogan – Polda Jateng – Polsek Kradenan melaksanakan monitoring kegiatan pertemuan rutin Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan sosialisasi penanaman tebu yang digelar di Cafe Batas Desa, Dusun Pakis, Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ymtersebut dihadiri unsur Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, pemerintah desa, kelompok tani, Bhabinkamtibmas serta Babinsa setempat.
Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Muhamad Aufa, Koordinator PPL Pertanian Kecamatan Kradenan Saiful Amri, Kepala Desa Bago Ali Murtopo, Bhabinkamtibmas Desa Bago Aipda Dwi Anita, Babinsa Desa Bago Serma Sukarman, Ketua Gapoktan Desa Bago Sugiman serta perwakilan kelompok tani dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama hingga penyampaian sambutan dan sosialisasi terkait pengembangan penanaman tebu di wilayah Kabupaten Grobogan.
Dalam sosialisasi tersebut dibahas berbagai hal terkait sektor pertanian, mulai dari pendataan pupuk bersubsidi, pembaruan data RDKK hingga program pengembangan tanaman tebu di Kabupaten Grobogan.
Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat komunikasi antar petani maupun instansi terkait.
“Pertemuan seperti ini sangat penting untuk mempererat koordinasi dan komunikasi antara kelompok tani, pemerintah desa serta dinas terkait dalam mendukung kemajuan sektor pertanian,” ujar AKP Edy Sutarjo.
Menurut Kapolsek Kradenan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Kami berharap para petani dapat memanfaatkan kegiatan sosialisasi ini untuk menambah wawasan dan mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait pupuk dan pengembangan pertanian,” jelasnya.
AKP Edy Sutarjo juga mengapresiasi adanya sosialisasi penanaman tebu yang dinilai dapat menjadi peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas pertanian.
“Program pengembangan tanaman tebu diharapkan mampu memberikan manfaat bagi petani dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Grobogan,” tambah Kapolsek Kradenan.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa pengembangan tanaman tebu di Grobogan saat ini telah mencapai ratusan hektare dan masih terus didorong melalui berbagai program bantuan pemerintah.
Selain itu, para petani juga diberikan pemahaman terkait mekanisme pengajuan pupuk melalui data RDKK agar penyaluran pupuk bersubsidi dapat lebih tepat sasaran.
Kegiatan berlangsung penuh diskusi dan tanya jawab antara petani dengan pihak dinas pertanian terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
Polsek Kradenan melalui Bhabinkamtibmas turut melakukan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar.