
Polres Grobogan - Polda Jateng - Sat Binmas Polres Grobogan melaksanakan kegiatan pendampingan penjaringan Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) oleh Dinas Sosial Kabupaten Grobogan di wilayah Kabupaten Grobogan, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan diawali di Rumah Penampungan PGOT (Shelter) Dinas Sosial Kabupaten Grobogan yang berada di Jalan M.H. Thamrin Nomor 56, Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Setelah itu, petugas melanjutkan razia ke sejumlah titik di wilayah perkotaan Purwodadi.
Pendampingan kegiatan dilakukan oleh Sat Binmas Polres Grobogan sebagai bentuk sinergitas antara kepolisian dan instansi terkait dalam penanganan masalah sosial di masyarakat.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah unsur dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan RSUD Soedjati Purwodadi guna mendukung pelaksanaan penjaringan PGOT secara humanis dan terpadu.
Kasat Binmas Polres Grobogan AKP Andika Arya Pratama mengatakan, bahwa kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap penanganan permasalahan sosial di wilayah Kabupaten Grobogan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara kepolisian dan instansi terkait dalam upaya penanganan PGOT secara humanis serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Andika Arya Pratama.
Menurutnya, penanganan PGOT tidak hanya sebatas penertiban, namun juga perlu disertai langkah rehabilitasi sosial agar para penyandang masalah kesejahteraan sosial dapat memperoleh pembinaan dan pendampingan yang layak.
“Kami mendukung program rehabilitasi sosial yang dilakukan pemerintah daerah agar para PMKS mendapatkan penanganan yang tepat dan berbasis kemanusiaan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak empat orang PGOT yang terdiri dari satu orang ODGJ, dua orang pengemis, dan satu orang terlantar.
Selanjutnya, para PGOT yang terjaring dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut oleh Dinas Sosial bersama instansi terkait sesuai dengan kondisi masing-masing individu.
AKP Andika menjelaskan, bahwa kegiatan penjaringan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Gerakan Grobogan Hebat agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi maraknya PGOT di wilayah Grobogan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan Satpol PP diharapkan terus terjalin guna mendukung penanganan masalah sosial secara terpadu di Kabupaten Grobogan.