
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Klambu melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA, MA, dan SMK tahun ajaran 2025/2026 di wilayah Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.
Kegiatan pengumuman dilaksanakan secara daring melalui grup WhatsApp masing-masing sekolah guna menghindari kerumunan.
Kapolsek Klambu AKP Raden Enggal Agung menyampaikan, bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama momen kelulusan.
“Kami melakukan monitoring dan pengamanan untuk memastikan kegiatan pengumuman kelulusan berjalan tertib serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan hasil yang dihimpun, sebagian besar sekolah di wilayah Kecamatan Klambu mencatat tingkat kelulusan 100 persen. MA YPI Klambu dengan jumlah 70 siswa yang terdiri dari 31 laki-laki dan 39 perempuan seluruhnya dinyatakan lulus.
Sementara itu, SMK Unggulan Klambu dengan jumlah 30 siswa, terdiri dari 28 laki-laki dan 2 perempuan, juga mencatat kelulusan penuh.
Namun demikian, MA Nasyrul Ulum Brakas Terkesi dengan jumlah 55 siswa mencatat 54 siswa lulus dan 1 siswa tidak lulus. Ketidaklulusan tersebut disebabkan karena siswa yang bersangkutan tidak pernah mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
AKP Raden Enggal Agung menambahkan bahwa pihak kepolisian juga mengimbau para siswa agar tidak melakukan aksi perayaan berlebihan seperti konvoi maupun kegiatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengajak para siswa untuk merayakan kelulusan dengan cara yang bijak dan tetap menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Diketahui, hasil Nilai Kelulusan Siswa (NKS) akan diambil oleh wali murid di masing-masing sekolah dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kelancaran kegiatan.
Selama pelaksanaan pengumuman kelulusan, situasi di wilayah Kecamatan Klambu terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.
Dengan adanya pengamanan dari Polsek Klambu, kegiatan pengumuman kelulusan berjalan lancar serta mencerminkan sinergi yang baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.