
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Wirosari melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan tahun ajaran 2025/2026, Senin (4/5/2026).
Pengumuman kelulusan dilaksanakan secara daring atau online guna menghindari kerumunan dan potensi gangguan kamtibmas.
Kapolsek Wirosari AKP Sapto menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada para siswa agar tidak melakukan aksi perayaan berlebihan.
“Kami melakukan pengamanan dan monitoring untuk memastikan kegiatan kelulusan berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan di masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil monitoring, seluruh sekolah di wilayah Kecamatan Wirosari mencatat tingkat kelulusan 100 persen. SMK Negeri 1 Wirosari menjadi sekolah dengan jumlah siswa terbanyak, yakni 523 siswa yang terdiri dari 296 laki-laki dan 227 perempuan, seluruhnya dinyatakan lulus.
SMA PGRI Wirosari dengan 130 siswa, SMK PGRI Wirosari dengan 208 siswa, serta SMA Negeri 1 Wirosari dengan 391 siswa juga mencatat kelulusan penuh di semua peserta didiknya.
Selain itu, SMA Al Islam Wirosari dengan 213 siswa, MA Al-Azhar Wirosari dengan 83 siswa, serta SMK Ma’arif Wirosari dengan 28 siswa turut mencatat kelulusan 100 persen.
Sekolah lainnya seperti SMK Miftahus Sa’adah Wirosari dengan 79 siswa dan SMA Miftahus Sa’adah Wirosari dengan 13 siswa juga seluruh siswanya dinyatakan lulus.
AKP Sapto menegaskan bahwa pihak kepolisian terus mengimbau para siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang positif, tidak melakukan konvoi, balap liar, maupun aksi lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Kelulusan adalah momen penting, namun harus disikapi dengan bijak dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Wirosari terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.
Dengan adanya pengamanan dari Polsek Wirosari, kegiatan pengumuman kelulusan tahun 2026 berjalan tertib dan menjadi bukti sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.