
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Brati melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA dan sederajat di wilayah Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan proses kelulusan berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kapolsek Brati IPTU Arif Setiawan menyampaikan, bahwa pihaknya melakukan patroli serta pemantauan di sejumlah titik, khususnya di jalur utama seperti Jalan Purwodadi–Kudus dan sekitarnya, untuk mengantisipasi aksi konvoi maupun coret-coret seragam oleh siswa.
“Dari hasil monitoring dan patroli, tidak ditemukan adanya siswa yang melakukan konvoi maupun corat-coret di jalan raya. Situasi terpantau aman dan kondusif,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, seluruh sekolah di wilayah Kecamatan Brati mencatat tingkat kelulusan 100 persen. SMK PGRI Brati memiliki jumlah siswa kelas XII sebanyak 128 orang, terdiri dari 85 laki-laki dan 43 perempuan. Siswa tersebut terbagi dalam dua jurusan, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) sebanyak 63 siswa serta Teknik Sepeda Motor (TSM) sebanyak 65 siswa, dan seluruhnya dinyatakan lulus.
Sementara itu, MA YASI Permas Desa Kronggen dengan jumlah 29 siswa, terdiri dari 13 laki-laki dan 16 perempuan, juga mencatat kelulusan penuh. MA Jaezul Falah Ngasihan Desa Lemahputih dengan 25 siswa serta MA Al Latifiyah Sobotuwo Desa Kronggen dengan 19 siswa, seluruhnya dinyatakan lulus 100 persen.
IPTU Arif Setiawan menambahkan bahwa pihak kepolisian terus memberikan imbauan kepada para siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan tidak melanggar aturan.
“Kami mengajak para siswa untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Dengan adanya pengamanan dan patroli dari Polsek Brati, kegiatan pengumuman kelulusan tahun ajaran 2025/2026 di wilayah Kecamatan Brati berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Kondisi ini menunjukkan kesadaran para siswa serta sinergi yang baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.