
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Toroh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melaksanakan kegiatan monitoring penggunaan Dana Desa tahap I tahun anggaran 2026 untuk pembangunan infrastruktur di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Monitoring dilakukan dengan meninjau langsung sejumlah titik pembangunan yang didanai dari Dana Desa, seperti pembangunan jalan desa, saluran drainase, dan fasilitas umum lainnya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara aparat pemerintah dan kepolisian dalam mengawal program pembangunan di tingkat desa.
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menyampaikan, bahwa kehadiran Polsek bersama Forkopimcam bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan bahwa Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan fisik pembangunan, tim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait progres pelaksanaan kegiatan serta kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
AKP Joko Ismanto menambahkan, bahwa monitoring ini juga merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa.
Ia mengimbau kepada seluruh perangkat desa agar selalu mengedepankan prinsip keterbukaan dan tanggung jawab.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi penggunaan anggaran agar tidak terjadi penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.
Pihak pemerintah Desa Tambirejo menyambut baik kegiatan monitoring tersebut dan menyatakan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya monitoring dari Polsek Toroh dan Forkopimcam, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Tambirejo dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.