
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Tawangharjo meningkatkan intensitas patroli di sejumlah gereja guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas serta upaya memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono menegaskan, bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lokasi-lokasi yang memiliki kerawanan tertentu.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Patroli dilakukan pada waktu-waktu strategis, terutama menjelang dan selama kegiatan ibadah berlangsung. Personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pemantauan situasi sekaligus berkoordinasi dengan pengurus gereja dan warga sekitar.
Menurut AKP Sartono, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar kehadiran polisi dirasakan sebagai pelindung sekaligus sahabat masyarakat,” katanya.
Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada jemaat dan pengurus gereja agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kegiatan patroli ini juga melibatkan dialog singkat dengan warga sekitar guna menyerap aspirasi dan informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan masing-masing. Hal ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Polsek Tawangharjo turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui sistem keamanan swakarsa. Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.
AKP Sartono menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi pelaksanaan patroli agar berjalan optimal.
“Kami akan menyesuaikan pola patroli dengan situasi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya kepolisian dalam menciptakan toleransi antarumat beragama. Kehadiran polisi di rumah ibadah diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan dan saling menghormati.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Penyebaran hoaks dinilai dapat memicu keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan.
Polsek Tawangharjo menegaskan bahwa pihaknya siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam menyampaikan informasi terkait keamanan.
Dengan meningkatnya patroli, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Tawangharjo tetap aman dan kondusif. Kepolisian berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban demi terciptanya lingkungan yang damai,” tutup AKP Sartono.