
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Kedungjati menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Verifikasi Lahan Kehutanan Sosial bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Mekar Jaya yang dilaksanakan di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan lahan kehutanan sosial berjalan sesuai dengan ketentuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno menyampaikan, bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan pengelolaan hutan sosial yang melibatkan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar AKP Endro Suseno.
Adapun hasil dari rapat koordinasi dan verifikasi tersebut antara lain, Kelompok Tani Hutan Mekar Jaya telah memperoleh izin pengelolaan hutan kemasyarakatan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Berdasarkan keputusan tersebut, luas lahan yang dikelola oleh KTH Mekar Jaya mencapai 593 hektare.
Dalam pengelolaannya, lahan tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu 50% ditanami tanaman keras, 30% tanaman produktif, serta 20% untuk tanaman jagung.
Dari total lahan tersebut, area yang dapat ditanami jagung seluas kurang lebih 125 hektare.
“Saat ini lahan IPHPS tersebut telah dikelola dan ditanami sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antar pihak guna memastikan pengelolaan berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.
AKP Endro Suseno menegaskan bahwa Polsek Kedungjati siap mendukung dan mengawal setiap program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dalam setiap kegiatan masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya rapat koordinasi dan verifikasi ini, diharapkan pengelolaan hutan sosial di Desa Ngombak dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.