
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polres Grobogan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) mengumumkan perkembangan pendaftaran dan verifikasi calon peserta seleksi penerimaan terpadu Tahun Anggaran 2026.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 233 calon peserta telah mendaftar secara online, terdiri dari 193 pria dan 40 wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 202 peserta telah berhasil diverifikasi, dengan rincian 172 pria dan 30 wanita.
Kabag SDM Polres Grobogan Kompol Lamsir menjelaskan, bahwa proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap calon peserta memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, dan dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hingga saat ini, proses verifikasi berjalan lancar. Semua peserta yang terverifikasi telah memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan, sehingga dapat melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya,” ujar Kompol Lamsir, Senin (30/3/2026).
Dalam seleksi terpadu ini, pendaftaran terbagi dalam beberapa jenjang pendidikan dan kompetensi, mulai dari Taruna/i AKPOL, Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Bintara Berkemampuan Intelijen, hingga Tamtama Brimob.
Untuk jenjang Taruna/i AKPOL, terdapat 16 pendaftar online, terdiri dari 14 pria dan 2 wanita, dan dari jumlah tersebut 10 peserta telah terverifikasi, yakni 9 pria dan 1 wanita. Sedangkan untuk Bintara PTU Berkemampuan SPKT, jumlah pendaftar mencapai 198 orang, dengan 164 pria dan 34 wanita, sementara 175 peserta telah diverifikasi, terdiri dari 149 pria dan 26 wanita.
Beberapa jenjang khusus, seperti Bintara Akuntansi, Bakomsus Gizi, Peternakan, Penyidik, Teknik Sipil, Perikanan, Perkebunan, Pertanian, Tenaga Pendidik, Humas, Musik, Tenaga Kesehatan, serta Tamtama Polair, hingga saat ini belum memiliki pendaftar atau peserta yang terverifikasi. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesempatan bagi calon peserta untuk mendaftar pada jalur-jalur tersebut.
Untuk Bintara Polair, tercatat 1 pendaftar pria yang telah berhasil diverifikasi, sedangkan pada Bintara Berkemampuan Intelijen, terdapat 12 pendaftar online, terdiri dari 9 pria dan 3 wanita, dengan 11 peserta telah terverifikasi, yakni 9 pria dan 2 wanita. Sementara pada Tamtama Brimob, jumlah pendaftar online mencapai 5 pria, dengan 4 peserta telah berhasil diverifikasi.
Kompol Lamsir menegaskan, bahwa proses verifikasi tidak hanya mengecek kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan keabsahan dokumen, kelayakan fisik, dan persyaratan kesehatan setiap peserta. Hal ini penting untuk menjaga kualitas peserta yang lolos seleksi serta mencegah kendala di tahap berikutnya.
“Kami mendorong seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mengunggah dokumen asli dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Seleksi ini dilakukan secara transparan dan profesional untuk memastikan setiap peserta siap mengikuti seluruh tahapan seleksi,” jelas Kompol Lamsir.
Selain itu, Kabag SDM Polres Grobogan juga mengimbau calon peserta untuk rutin memantau informasi resmi terkait jadwal seleksi dan pengumuman hasil verifikasi melalui kanal resmi Polri. Hal ini bertujuan agar calon peserta tidak terjebak informasi yang tidak valid atau menyesatkan.
Proses pendaftaran dan verifikasi yang tertib ini menjadi langkah awal yang penting dalam seleksi terpadu, yang melibatkan berbagai jenjang pendidikan dan kemampuan khusus, sekaligus memastikan peserta yang lolos benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan.
Kompol Lamsir menegaskan bahwa keberhasilan dalam tahap verifikasi adalah modal awal bagi peserta untuk mengikuti seleksi berikutnya dengan lebih percaya diri dan terencana. Dengan jumlah peserta terverifikasi sebanyak 202 orang hingga saat ini, Polres Grobogan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan seleksi yang transparan, adil, dan profesional.
“Kami berharap peserta yang telah terverifikasi dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi seluruh tahapan seleksi. Kesungguhan, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan akan menjadi kunci kesuksesan dalam mengikuti seleksi ini,” tambahnya.
Dengan pencapaian ini, Polres Grobogan menegaskan komitmennya dalam menyiapkan calon personel Polri yang berkualitas dan profesional, sekaligus memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam seleksi anggota Polri melalui jalur yang sah dan transparan.