
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Tawangharjo melaksanakan pelayanan keamanan dalam kegiatan Nyadran Syawal yang dilakukan oleh keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat dengan berziarah ke makam tokoh leluhur, Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo. Kegiatan ziarah tersebut berlangsung khidmat dan penuh nilai budaya serta spiritual.
Pelayanan keamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mengingat kegiatan tersebut dihadiri oleh keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat serta masyarakat yang turut mengikuti tradisi Nyadran Syawal.
Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono menyampaikan, bahwa pihaknya memberikan pengamanan terbuka dan tertutup sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat maupun masyarakat yang mengikuti tradisi Nyadran Syawal di makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo,” ujar AKP Sartono, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, bahwa tradisi Nyadran merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan bersama, sehingga pelaksanaannya harus berlangsung dengan tertib serta mengedepankan nilai-nilai kebersamaan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polsek Tawangharjo melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan di area makam, serta koordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ziarah diawali dengan doa bersama di kompleks makam, dilanjutkan dengan prosesi adat yang sarat makna sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada para leluhur.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan adat dan budaya yang menjadi bagian dari kearifan local,” imbuh Kapolsek Tawangharjo.
Dengan pengamanan yang optimal, tradisi Nyadran Syawal ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya bangsa sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan.