
Polres Grobogan - Polda Jateng - Bhabinkamtibmas Polsek Gubug mendampingi petugas kesehatan melakukan penyemprotan fogging untuk mencegah penyebaran demam berdarah (DB) di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu antara kepolisian, petugas kesehatan, dan perangkat desa.
Kapolsek Gubug AKP Sunarto menjelaskan, bahwa pendampingan personel kepolisian dilakukan untuk memastikan kegiatan fogging berjalan aman dan tertib, khususnya di lingkungan yang ramai.
“Kami hadir agar proses penyemprotan berlangsung lancar dan masyarakat merasa aman selama kegiatan,” ujarnya.
Penyemprotan fogging dilakukan di beberapa titik strategis, antara lain pemukiman Dusun Tembelingan Trisari, SDN 2 Dusun Tembelingan, PAUD 1 dan TK 2, serta Ponpes Zumrotus Sholikin. Lokasi dipilih karena rawan berkembangnya nyamuk penyebab DB.
Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Pencegahan DB bukan hanya tugas petugas kesehatan, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga,” imbuh Kapolsek Gubug.
Pelaksanaan fogging dilakukan sebagai upaya antisipatif ketika ditemukan kasus DB atau sebagai langkah preventif di wilayah yang rawan. Proses penyemprotan menggunakan alat dan bahan aman sesuai standar kesehatan.
AKP Sunarto menegaskan, bahwa kepolisian akan terus mendukung program kesehatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyakit menular. Kehadiran polisi juga membantu koordinasi dengan warga agar tidak panik ketika fogging dilakukan.
Ditambahkan Kapolsek Gubug bahwa kegiatan penyemprotan fogging akan terus dipantau secara berkala, terutama menjelang musim hujan, agar potensi penyebaran DB dapat diminimalkan.
“Keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas kami,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan wilayah Desa Trisari terbebas dari wabah demam berdarah dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Sinergi antara kepolisian, petugas kesehatan, dan warga menjadi kunci keberhasilan program pencegahan DBD.