
Polres Grobogan - Polda Jateng - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, personel Polsek Penawangan bertindak sebagai pembina upacara di SD Negeri 1 Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Senin (10/11/2025).
Dalam amanatnya, personel Polsek Penawangan menyampaikan pesan tentang pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan serta mengajak para pelajar untuk mencegah dan menolak segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo menjelaskan, bahwa semangat kepahlawanan dapat diwujudkan melalui tindakan positif sehari-hari, salah satunya dengan saling menghormati dan menghargai teman.
“Menjadi pahlawan masa kini tidak harus berperang, tapi cukup dengan berbuat baik, menolong sesama, dan tidak menyakiti orang lain,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Polsek Penawangan juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan fisik maupun verbal. Bullying, kata dia, bisa berdampak besar terhadap mental dan perkembangan anak, sehingga harus dicegah bersama.
Selain memberikan amanat, personel Polsek Penawangan juga melakukan interaksi langsung dengan para siswa, memberikan edukasi ringan tentang etika pergaulan, disiplin berlalu lintas, serta penggunaan media sosial yang bijak di kalangan pelajar.
“Kami berharap anak-anak bisa menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan berani berkata tidak terhadap kekerasan maupun perundungan,” tegas AKP Sutarjo.
Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti dengan antusias oleh para guru serta siswa. Setelah upacara, Kapolsek dan personel menyempatkan waktu untuk berdialog dan berfoto bersama pelajar sebagai bentuk kedekatan Polri dengan dunia pendidikan.
AKP Sutarjo menegaskan, bahwa Polsek Penawangan akan terus mendukung program pembinaan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari Polri Peduli Pendidikan dan upaya menciptakan generasi muda yang berakhlak serta bebas dari kekerasan.
Dengan kegiatan ini, Polsek Penawangan berharap semangat Hari Pahlawan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diimplementasikan dalam tindakan nyata melalui sikap saling menghormati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama sejak dini.