
Polres Grobogan - Polda Jateng - Sebagai bagian dari program rutin Polantas Menyapa, personel Satlantas Polres Grobogan memberikan teguran kepada pelajar yang mengendarai sepeda motor tanpa dilengkapi kaca spion. Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kesadaran disiplin berlalu lintas sejak usia muda.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP M. Bimo Seno menjelaskan, bahwa teguran diberikan secara humanis sebagai upaya edukasi kepada pelajar.
Menurutnya, kelengkapan kendaraan seperti spion tidak hanya soal aturan, tetapi juga bagian dari keselamatan pengendara di jalan.
“Kami ingin pelajar memahami bahwa setiap kendaraan harus memenuhi standar keselamatan. Teguran ini bukan untuk menghukum, melainkan memberi pembelajaran agar mereka tertib berlalu lintas,” ujar AKP M. Bimo Seno, pada Jum’at (31/10/2025).
Dalam kegiatan ini, petugas Satlantas Polres Grobogan secara langsung menghentikan pelajar yang motornya tidak lengkap, kemudian diberikan arahan tentang pentingnya perlengkapan kendaraan.
Selain itu, mereka juga diberi penjelasan singkat mengenai etika berkendara dan risiko mengabaikan keselamatan.
Program Polantas Menyapa bertujuan membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pendekatan edukatif, diharapkan para pelajar lebih mudah menerima informasi mengenai aturan lalu lintas dan sadar akan pentingnya keselamatan.
Kasat Lantas Polres Grobogan menambahkan, bahwa program ini juga menjadi sarana pengawasan dan pembinaan dini, agar para pelajar terbiasa mematuhi peraturan jalan sejak awal. Hal ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pengendara muda di wilayah Grobogan.
Selain menegur, petugas Satlantas juga membagikan tips keselamatan berkendara, seperti pentingnya penggunaan helm standar, sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di sekitar area sekolah dan jalan protokol, agar pesan keselamatan bisa tersampaikan langsung kepada pelajar di lingkungan yang mereka kenal.
AKP M. Bimo Seno menegaskan, keselamatan berlalu lintas bukan sekadar aturan, tetapi merupakan tanggung jawab setiap pengendara.
“Kami berharap pelajar tidak hanya mengingat teguran hari ini, tetapi menerapkannya dalam setiap aktivitas berkendara mereka,” pungkasnya.
Dengan pendekatan edukatif seperti ini, Satlantas Polres Grobogan berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sehingga generasi muda menjadi pengendara yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.