
Grobogan – Sebagai upaya untuk menciptakan Harkamtibmas dan Kamseltibcar lantas dalam rangka Haul Ki Ageng Tarub Tahun 2022 di Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan, Senin ( 12/09/2022 ), Polres Grobogan melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas tersebut, anggota yang dilibatkan terdiri dari gabungan personel Polres Grobogan, Polsek Tawangharjo, Koramil Tawangharjo, Linmas, Banser serta Pol PP Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.
Pengamanan dan pengaturan arus lalulintas hari ini dimaksimalkan, ini puncak acara Haul Ki Ageng Tarub. Jumlah titik lokasi yang kita tempatkan anggota gabungan terpenuhi, kita pertebal jumlah anggota, minimal ada 4 – 6 anggota polri dalam satu titik dan di back up dari personil gabungan dari instansi lain, ” terang Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Sugiyanto.
Kabag Ops menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, kedatangan dan kepulangan peserta baik undangan, maupun masyarakat yang hanya dating untuk menyaksikan kegiatan kita layani hingga akhir acara.
” Pada pelaksanaan kegiatan Haul Ki Ageng Tarub tersebut turut dihadiri oleh K.G.A Ratu Alit, KGPH Adipati Dipokusumo ( K.G.A Koes Sapariyah, K.G.A. Rahmaniyah, K.G.A Koes Raspiyah ) beserta rombongan dari keraton, ” jelas Kabag Ops.
Puncak acara kegiatan tersebut, dilaksanakan kirab dari Balai Desa Tarub ke Makam Ki Ageng Tarub yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dengan susunan peserta kirab diawali oleh rombongan gunungan, kemudian diikuti oleh rombongan dari keraton. Kemudian sesampainya di makam dilaksanakan penggantian kain penutup nisan.
Sebelum melaksanakan tugas pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada Haul Ki Ageng Tarub tersebut, Kompol Sugiyanto juga berpesan kepada anggota yang bertugas, baik dari Kepolisian, TNI maupun instansi lainnya untuk tetap humanis dalam menjalankan tugasnya. Ini kegiatan akan banyak menguras tenaga, khususnya di pengatur lalu lintas, mohon kendalikan emosi, layani masyarakat dengan baik.
” Memang akan terjadi perlambatan arus, namun demikian akan kita usahakan agar arus lalulintas tetap mengalir, tidak terjadi rangkaian panjang yang bisa memicu terjadinya banyak kerawanan. Untuk titik-titik penyebrangan kita perkecil jumlahnya, dengan demikian laju kendaraan akan tetap mengalir karena akan semakin sedikit kendaraan mengalami pemberhentian oleh petugas saat penyebrangan, ” pungkas Kabag Ops Polres Grobogan.