Berita

TAK SAMPAI 1 X 24 JAM, POLRES GROBOGAN BERHASIL RINGKUS PELAKU PEMBUNUHAN

Senin, 28 November 2016 © Polres Grobogan

Polres Grobogan – Seorang suami bernama Tugiono (43), warga Dusun Beber, RT 6/RW 2, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, mendadak menggegerkan warga sekampungnya. Pasalnya, dia diduga tega membunuh istrinya sendiri bernama Endang Listyowati, (40), karena alasan emosi sebab sang istri tidak mau menuruti nasehatnya.

 

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/11/2016), sekitar pukul 18.00 WIB. Istri Tugiono yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Grobogan itu, harus tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Korban dinyatakan tewas karena luka akibat sabetan senjata tajam.

 

Usai membunuh istrinya, pelaku memang sempat melarikan diri. Namun aparat Polres Grobogan, bisa menangkap yang bersangkutan. Sehingga kasus ini cepat diselesaikan, dan suami korban ditetapkan sebagai tersangka, pada Senin (28/11/2016).

 

Salah satu saksi yang kali pertama melihat kejadian ini, adalah adik ipar korban bernama Nguwatno alias No Thil, yang rumahnya berada persis di samping kanan rumah korban. Malam itu, Nguwatno mendengar teriakan meminta tolong keponakannya, yang juga anak korban, bernama Galuh (10).

 

”Waktu itu hujan memang deras. Tapi saya masih bisa mendengar teriakan minta tolong dari keponakan saya, yang ada di dalam rumah kakak ipar saya. Langsung saya datangi rumahnya, untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi,” katanya.

 

Posisi rumah korban, menurut Nguwatno, saat itu pintunya terkunci rapat. Karena susah membukanya, dia lantas meminta bantuan dari tetangga lainnya, untuk mendobrak pintu rumah. ”Waktu pintu sudah terbuka, saya terkejut melihat apa yang terjadi. Di ruang tamu, tubuhnya Mbak Endang sudah tergeletak dengan posisi terlentang di lantai rumahnya. Penuh bercak darah lagi,” tuturnya.

 

Lantai rumah korban sendiri, masih berupa lantai tanah. Di sana, tubuh Endang sudah terlihat berlumuran darah, dengan di bagian perutnya ada luka yang sangat lebar. ”Kami lantas membawa Mbak Endang ke rumah sakit. Tapi tidak tertolong lagi nyawanya. Warga lainnya kemudian melaporkan kejadian ini ke aparat yang terkait,” jelasnya.

 

Kejadian tragis dibunuhnya seorang guru SD oleh suaminya sendiri, memang mengejutkan banyak orang. Apalagi saat kejadian, hanya ada anaknya yang berumur sepuluh tahun, yang menyaksikan peristiwa tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang ada, saat kejadian korban terlihat baru pulang ke rumahnya. Setelah masuk rumah, terdengar sepertinya ada cekcok dengan suaminya. Namun, suara pertengkaran suami istri itu tidak terdengar jelas oleh tetangganya. Sebab, saat itu hujan turun deras sehingga suara pertengkaran hanya terdengar lamat-lamat saja.

 

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 18.30 WIB, terdengar jeritan dan suara tangisan sangat keras, disusul teriakan minta tolong, yang datang dari Galuh (10), anak kedua pasangan Endang dan Tugiyono. Saat kejadian, dari kedua anak pasangan itu, hanya Galuh yang ada di rumah. Sedangkan kakaknya, Reza (20), kebetulan sedang keluar.

 

Saat saudara dan tetangganya berhasil mendobrak rumah korban, rupanya pelaku melarikan diri lewat pintu belakang. Dia diketahui kabur dan bersembunyi di areal persawahan yang berada di belakang rumahnya. Hanya saja, aparat Polres Grobogan yang dilapori soal peristiwa ini, akhirnya berhasil mengamankan pelaku Tugiono.

 

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning mengatakan bahwa, pelaku sudah berhasil diamankan selepas Subuh, sekitar pukul 05.00 WIB. ”Pelaku kita amankan saat mau pulang ke rumahnya untuk mengambil sesuatu. Pelaku bisa kita amankan tanpa perlawanan,” jelasnya saat gelar perkara di Mapolres Grobogan, Senin (28/11/2016).

 

Dari keterangan sementara yang didapatkan, perbuatan yang dilakukan kernet mikrobus itu, karena dilandasi emosi. Saat Endang tiba di rumah setelah mengikuti pelatihan selama beberapa hari, korban malah langsung mengemasi pakaian dan bermaksud pergi lagi dengan anak bungsunya.

 

”Melihat tindakan istrinya, pelaku bermaksud melarangnya untuk pergi lagi, karena baru saja masuk rumah. Namun perkataan itu tidak diindahkan korban, sehingga pelaku tersulut emosi dan akhirnya mengunci pintu rumah,” tutur kapolres.

 

Pelaku lantas mengambil sebuah kursi kayu dan menghantamkan pada kepala istrinya. Tidak lama kemudian, pelaku mengambil sebuah senjata tajam jenis bendo atau golok, yang kebetulan ada di ruang tamu. Lantaran sudah kalap, pelaku menyabetkan bendo itu pada perut istrinya. Akibat sabetan bendo sebanyak tiga kali itulah, korban jatuh tersungkur dan terluka parah.

Pesan Kamtibmas
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Lakukan pemeliharaan instalasi listrik rumah anda secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jauhilah miras dan narkoba, karena dampaknya sangat merugikan
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jaga semangat persaudaraan, hindari friksi dan perkelahian demi terciptanya kedamaian
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Waspadai pencurian di perumahan, lakukan tindakan antisipasi dengan memasang sistem pengaman di rumah anda, dan titipkan keamanan rumah anda kepada tetangga terdekat saat anda meninggalkan rumah
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Gunakan Kunci Pengaman Ganda Demi Keamanan Motor Anda
Pesan Tertib Lalulintas
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Lakukan pemeliharaan instalasi listrik rumah anda secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jauhilah miras dan narkoba, karena dampaknya sangat merugikan
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jaga semangat persaudaraan, hindari friksi dan perkelahian demi terciptanya kedamaian
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Waspadai pencurian di perumahan, lakukan tindakan antisipasi dengan memasang sistem pengaman di rumah anda, dan titipkan keamanan rumah anda kepada tetangga terdekat saat anda meninggalkan rumah
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Gunakan Kunci Pengaman Ganda Demi Keamanan Motor Anda
Berita Terbaru

Gunakan K9, Sterilisasi digelar Polres Grobogan di 11 titik

Rabu, 14 Agustus 2019 © Polres Grobogan
Polres Grobogan - Jelang pelantikan anggota DPRD Kabupaten Grobogan, belasan personel dari Polres Grobogan melakukan steriliisasi di gedung DPRD Jalan Bhayangkara, Purwodadi. Sebanyak 11 lokasi menjadi sasaran sterilisasi diantaranya, kamar mandi, kursi dan meja tamu ... Selengkapnya

20 Perwira Polres Grobogan dicek urinenya

Rabu, 14 Agustus 2019 © Polres Grobogan
Polres Grobogan - Usai Apel Pagi, tiba-tiba Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro Pudiyanto memerintahkan para Pejabat Utama dan Para Perwira jajaran Polres Grobogan untuk melakukan tes urine, Rabu (13/8/19) Sekitar pukul 08.00 Wib. Sejumlah peralatan pemeriksaan ... Selengkapnya

Polres Grobogan sembelih 8 Hewan Kurban

Minggu, 11 Agustus 2019 © Polres Grobogan
Pembagian daging kurban biasanya menggunakan wadah berupa kantong plastik. Namun, kantong plastik, dinilai berbahaya bagi kesehatan. Di samping, penggunaan kantong plastik tidak ramah lingkungan.  Menyikapi hal ini, Polres Grobogan membagikan daging kurban ... Selengkapnya

122 Personil Polres Grobogan Jalani Ujian Kenaikan Pangkat

Jumat, 09 Agustus 2019 © Polres Grobogan
122 Personil Polres Grobogan gigih melakukan tes kesamaptaan kenaikan pangkat (UKP). Tes kesamaptaan jasmani merupakan syarat mutlak bagi personil dalam UKP tersebut. Kapolres Grobogan melalui Kabag Sumda Kompol Karman mengatakan, personil yang akan naik pangkat ... Selengkapnya